Tutorial Mengambil Data Angka di Excel dengan Rumus yang Mudah

Mengambil Data Angka di Excel

Mengambil data angka di Excel adalah proses memisahkan nilai numerik dari teks, kode, atau gabungan karakter dalam satu sel. Teknik ini penting saat pengguna perlu mengolah nomor invoice, kode transaksi, nominal, atau data campuran agar bisa dihitung kembali. Bagi pemula, langkah ini ibarat menyaring pasir dari kerikil supaya data yang dibutuhkan terlihat lebih jelas.

Masalah Saat Angka Masih Menyatu dengan Teks

Dalam pekerjaan administrasi, data sering tidak datang dalam bentuk yang langsung siap dihitung. Angka bisa bercampur dengan huruf, simbol, atau tanda baca sehingga sulit dipakai untuk analisis.

Angka dalam Kode Tidak Bisa Langsung Dihitung

Misalnya, sebuah sel berisi:

INV2026008

Di dalam teks tersebut terdapat angka 2026008, tetapi Excel tetap membacanya sebagai rangkaian karakter. Jika pengguna ingin mengambil tahun, nomor urut, atau kode akhir, data perlu dipisahkan terlebih dahulu.

Nominal Tercampur dengan Teks

Contoh lain:

Total Rp150000

Jika nilai angka tidak dipisahkan, Excel tidak bisa langsung menjumlahkannya dengan data lain. Pengguna perlu mengambil angka 150000 agar dapat digunakan dalam perhitungan, rekap transaksi, atau laporan penjualan.

Data Impor Sering Memiliki Format Tidak Seragam

Saat menyalin data dari website, sistem kasir, atau file ekspor, isi sel dapat menjadi tidak rapi, misalnya:

  • Produk A - 25 pcs
  • Stok: 120 unit
  • Kode-7789

Jika pola penulisan berbeda-beda, proses pengambilan angka harus disesuaikan dengan struktur teks yang tersedia.

Cara Mengambil Data Angka di Excel dengan Rumus Dasar

Excel menyediakan beberapa fungsi teks yang dapat digunakan untuk mengambil angka dari posisi tertentu. Metode ini cocok jika struktur datanya cukup konsisten.

Mengambil Angka dari Bagian Kanan dengan RIGHT

Fungsi RIGHT dipakai untuk mengambil sejumlah karakter dari sisi kanan teks.

Format dasar:

=RIGHT(teks,jumlah_karakter)

Contoh:

  • A2 berisi BRG-125
  • Rumus:

=RIGHT(A2,3)

Hasilnya:

125

Rumus ini efektif jika angka selalu berada di bagian akhir dan jumlah digitnya tetap.

Mengambil Angka dari Tengah dengan MID

Jika angka berada di tengah teks, gunakan fungsi MID.

Format rumus:

=MID(teks,posisi_awal,jumlah_karakter)

Contoh:

  • A2 berisi INV-2026-018
  • Rumus:

=MID(A2,5,4)

Hasilnya:

2026

Rumus tersebut mengambil empat karakter mulai dari posisi kelima.

Mengambil Angka dari Bagian Kiri dengan LEFT

Fungsi LEFT digunakan jika angka berada di awal teks.

Contoh:

  • A2 berisi 250ml
  • Rumus:

=LEFT(A2,3)

Hasilnya:

250

Metode ini sering dipakai pada data ukuran, berat, atau volume produk.

Cara Mengambil Angka Lalu Mengubahnya Menjadi Nilai Numerik

Hasil dari LEFT, RIGHT, atau MID biasanya masih dibaca Excel sebagai teks. Agar angka bisa dihitung, pengguna perlu mengubahnya menjadi nilai numerik.

Menggunakan Fungsi VALUE

Fungsi VALUE mengubah teks angka menjadi angka sebenarnya.

Contoh:

  • A2 berisi BRG-125
  • Rumus:

=VALUE(RIGHT(A2,3))

Hasilnya:

125

Angka tersebut kini dapat dijumlahkan, dikalikan, atau digunakan dalam operasi matematika lainnya.

Mengapa VALUE Penting

Jika hasil ekstraksi angka tidak dikonversi, Excel mungkin:

  • Tidak bisa menjumlahkannya dengan benar
  • Menganggap data sebagai teks
  • Menampilkan hasil yang tidak sesuai saat digunakan dalam rumus statistik

Karena itu, VALUE sangat berguna saat mengambil data angka untuk pengolahan lanjutan.

Mengambil Data Angka Berdasarkan Tanda Pemisah

Pada banyak kasus, angka tidak selalu berada di posisi tetap. Terkadang angka muncul setelah spasi, titik dua, atau tanda hubung. Untuk kondisi seperti ini, rumus perlu membaca posisi pemisah terlebih dahulu.

Mengambil Angka Setelah Tanda Titik Dua

Contoh:

  • A2 berisi Stok: 85

Gunakan rumus:

=VALUE(RIGHT(A2,LEN(A2)-FIND(":",A2)-1))

Hasilnya:

85

Rumus tersebut:

  1. Mencari posisi tanda titik dua
  2. Mengambil teks setelah simbol tersebut
  3. Mengubahnya menjadi angka

Mengambil Angka Setelah Spasi Terakhir

Misalnya:

  • A2 berisi Jumlah Barang 42

Jika formatnya sederhana dan angka berada di akhir, pengguna dapat memakai:

=VALUE(RIGHT(A2,2))

Namun, cara ini hanya cocok bila jumlah digit selalu sama. Jika digit bisa berubah, metode berbasis posisi pemisah lebih aman.

Mengambil Nomor Setelah Tanda Hubung

Contoh:

  • A2 berisi ORD-0098

Gunakan:

=VALUE(RIGHT(A2,4))

Hasilnya:

98

Excel akan menghapus nol di depan ketika angka dikonversi menjadi nilai numerik. Jika nol di depan perlu dipertahankan, sebaiknya hasil tetap dibiarkan dalam format teks.

Cara Mengambil Data Angka di Excel dari Teks Campuran

Dalam data nyata, angka kadang muncul bersama banyak huruf tanpa pola posisi yang tetap. Untuk kasus seperti ini, pengguna perlu memakai rumus yang lebih fleksibel.

Contoh Teks Campuran

Misalnya:

  • abc123
  • stok45pcs
  • kode778baru

Tujuannya adalah mengambil:

  • 123
  • 45
  • 778

Pada versi Excel modern, proses ini bisa dibantu oleh fungsi dinamis seperti TEXTJOIN, MID, SEQUENCE, dan IFERROR.

Rumus Mengambil Semua Angka dari Satu Sel

Jika A2 berisi teks campuran, gunakan:

=TEXTJOIN("",TRUE,IFERROR(MID(A2,SEQUENCE(LEN(A2)),1)*1,""))

Rumus ini akan mengambil seluruh karakter angka dari isi sel A2.

Contoh:

  • kode778baru menghasilkan 778
  • abc123xyz menghasilkan 123

Pada beberapa versi Excel, rumus ini bekerja langsung. Pada versi lama, fitur dinamis tertentu mungkin belum tersedia.

Mengubah Hasilnya Menjadi Angka

Jika hasil ingin dipakai dalam perhitungan, tambahkan VALUE:

=VALUE(TEXTJOIN("",TRUE,IFERROR(MID(A2,SEQUENCE(LEN(A2)),1)*1,"")))

Dengan cara ini, angka yang sebelumnya bercampur dengan huruf menjadi data numerik yang siap diolah.

Contoh Mengambil Data Angka di Excel untuk Berbagai Kebutuhan

Berikut beberapa penerapan praktis yang sering dijumpai dalam pekerjaan pemula.

Contoh 1: Mengambil Nomor Urut Invoice

Data awal:
INV-2026-025

Jika ingin mengambil nomor akhir 025, gunakan:

=RIGHT(A2,3)

Jika nomor tersebut ingin dijadikan angka:
=VALUE(RIGHT(A2,3))

Hasil:
25

Contoh 2: Mengambil Tahun dari Kode Transaksi

Data awal:
TRX2026MALANG

Gunakan:

=MID(A2,4,4)

Hasil:
2026

Cara ini cocok untuk kode yang memiliki struktur tetap.

Contoh 3: Mengambil Jumlah Produk dari Kalimat

Data awal:
Tersedia 48 item

Gunakan pendekatan berbasis fungsi ekstraksi angka penuh:

=VALUE(TEXTJOIN("",TRUE,IFERROR(MID(A2,SEQUENCE(LEN(A2)),1)*1,"")))

Hasil:
48

Contoh 4: Mengambil Berat Produk

Data awal:
500gram

Gunakan:

=VALUE(LEFT(A2,3))

Hasil:
500

Jika jumlah digit tidak selalu sama, rumus perlu disesuaikan agar lebih fleksibel.

Contoh 5: Mengambil Angka dari Kode Barang

Data awal:
SKU-A778B

Gunakan rumus ekstraksi seluruh angka:

=TEXTJOIN("",TRUE,IFERROR(MID(A2,SEQUENCE(LEN(A2)),1)*1,""))

Hasil:
778

Perbedaan Rumus yang Bisa Digunakan

Setiap rumus memiliki fungsi yang berbeda. Pemilihan rumus perlu disesuaikan dengan pola data.

Rumus Fungsi
LEFT Mengambil karakter dari kiri
RIGHT Mengambil karakter dari kanan
MID Mengambil karakter dari posisi tertentu
VALUE Mengubah teks angka menjadi angka
FIND Menentukan posisi simbol atau karakter
LEN Menghitung panjang teks
TEXTJOIN + MID Mengambil angka dari teks campuran

Memahami perbedaan ini membantu pengguna memilih cara yang lebih efisien, bukan sekadar mencoba rumus secara acak.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengambil Data Angka

Agar hasil yang diperoleh lebih akurat, ada beberapa hal sederhana yang sebaiknya diperiksa lebih dulu.

Periksa Pola Data Sebelum Menulis Rumus

Lihat beberapa contoh isi sel. Apakah angka selalu berada di kanan, di tengah, atau bercampur dengan teks? Jawaban ini menentukan rumus yang paling tepat.

Gunakan VALUE Hanya Jika Nol di Depan Tidak Dibutuhkan

Nomor seperti 0012 akan berubah menjadi 12 setelah memakai VALUE. Jika angka tersebut merupakan kode, bukan nilai hitung, sebaiknya jangan dikonversi.

Hindari Menggunakan Posisi Tetap untuk Data yang Berubah-ubah

Rumus seperti RIGHT(A2,3) cocok jika angka selalu tiga digit. Namun, jika jumlah digit berubah, hasil ekstraksi bisa salah. Dalam kondisi seperti itu, gunakan rumus yang lebih adaptif.

Rapikan Data Sebelum Diolah

Spasi berlebih atau simbol yang tidak konsisten bisa mengganggu hasil. Fungsi TRIM sering membantu membersihkan teks sebelum angka diambil.

Contoh:

=TRIM(A2)

Data yang rapi membuat rumus bekerja lebih stabil, seperti jalan datar yang memudahkan kendaraan melaju tanpa tersendat.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *